Postingan

Laju Persib yang Kembali Terseok

Persib Bandung kembali mengalami kekalahan pada lanjutan Liga 1 Gojek Traveloka pekan ke sembilan saat bertandang ke Stadion Patriot, Bekasi menghadapi tim yang memiliki tingkat disiplin tinggi, Bhayangkara FC. Persib Bandung tertinggal oleh gol yang diciptakan oleh Paulo Sergio melalui skema cantik hasil assist dari Firtuoso pada menit ke 27. Paulo Sergio, rekan satu tim Cristiano Ronaldo di Sporting Lisbon menceploskan bola pada sentuhan pertamanya tanpa mampu dihalau penjaga gawang Persib, M. Natsir. Persib sendiri tidak bermain buruk pada pertandingan kali ini walaupun tidak tampil dengan kekuatan utama sejak menit pertama.  Nama-nama besar seperti Michael Essien, Hariyono dan Shohei Matsunaga tidak bermain sejak menit pertama. Hal ini cukup menjadi pertanyaan juga tentang bagaimana pelatih Jajang Nurjaman (Janur) meracik strateginya. Namun nama-nama seperti Kim Kurniawan, Gian Zola, dan rising star Febri Hariadi tetap terlihat bersemangat dalam menggempur pertahanan...

Spermwhale Muara Gembong dan Pilot Whale Sabu, Whats Next?

Gambar
Beberapa waktu kemarin, ya'll pasti mengetahui informasi tentang adanya mamalia laut yang terdampar di pantai Indonesia. Dua kasus paling heboh adalah terdamparnya paus di Muara Gembong, Kab. Bekasi dan Sabu, Nusa Tenggara Timur. Sekedar mengingatkan, Paus yang terdampar di Muara Gembong pada 29 Juli 2012 adalah jenis Spermwhale yang menurut para ahli berjenis kelamin jantan. Tipikal Spermwhale jantan dewasa hidup dengan soliter, sehingga hanya ditemukan 1 ekor saja saat itu. Sedangkan fenomena mencengangkan terjadi di Sabu, Nusa Tenggara Timur yaitu terdamparnya jenis Pilot Whale sebanyak 49 ekor. Fenomena terdamparnya ikan paus di Sabu memang menghebohkan. Bagaimana bisa dalam satu periode terdampar ikan paus sebanyak 49 ekor. Bahkan menurut informasi dari tenaga ahli dari LIPI (Sekar Mira) dalam presentasi penyusunan panduan penanganan mamalia terdampar di Jakarta, 4 ekor diantaranya hamil!!! Lebih lanjut Mira menjelaskan bahwa tim LIPI diturunkan dalam 2 kejadian mamalia terd...

Tradisi, Adat, dan Warisan Turun Temurun Terkait Penangkapan Ikan di Indonesia

Setiap daerah di Indonesia memiliki adat dan kepercayaan sendiri terkait dengan proses penangkapan ikan. Biasanya unik dan memiliki ciri khas sendiri. Keunikan dan kekhasan tersebut yang menjadi identitas dari masing-masing daerah, terutama karena perbedaannya. Perbedaan ciri khas tersebut muncul karena beberapa sebab diantaranya latar belakang agama, adat istiadat, dan warisan turun-temurun dari nenek moyang.   Agama merupakan salah satu faktor kuat yang men-driven suatu tatanan yang ada di dalam masyarakat. Tuntunan agama meresap hingga ke setiap sendi-sendi kehidupan bermasyarakat. Ini merupakan nilai yang menjadi landasan dari norma. Lalu, apa hubungan nilai ini dengan ke-khasan suatu daerah dalam kaitannya dengan penangkapan ikan? Yap, pengaruh agama memiliki peran yang besar dalam tata cara penangkapan ikan di beberapa daerah di Indonesia. Di dalam agama Islam, hari Jumat merupakan hari suci dimana umat muslim terutama pria melaksanakan ibadah sholat Jumat. Oleh karena i...

Alat Tangkap Ikan Suku Bajo yang Telah Punah

Gambar
Wakatobi selain terkenal dengan keindahan alam lautnya, juga identik dengan keberadaan suku Bajo. Dari empat pulau besar di Wakatobi hanya Pulau Binongko saja yang tidak dihuni oleh suku Bajo selain tiga pulau besar lainnya (Wanci, Kaledupa, dan Tomia). Suku Bajo terkenal dengan keahliannya dalam mengarungi ombak menjelajah samudera. Di Wakatobi sendiri, Suku Bajo diketahui bermukim pertama kali di Pulau Kaledupa, tepatnya di daerah Mantigola. Dalam perkembangan kedepannya, Suku Bajo mencari lokasi-lokasi baru yang dianggap strategis untuk mencari tempat tinggal, salah satunya di Desa Sama Bahari. Selain terkenal dengan keahlian dalam menjelajah samudera, nelayan Suku Bajo juga terkenal ahli menangkap ikan. Sebelum mengenal modernisasi penangkapan ikan, Suku Bajo menggunakan beberapa alat tangkap konvensional yang ramah lingkungan. Alat-alat tersebut selain untuk menangkap ikan juga digunakan untuk aktivitas sehari-hari, misalnya sampan kaloko. Setelah datangnya era modernisasi alat...

Info Ringkas Perikanan Hiu di Indonesia (Survey TAKA)

Gambar
Data berikut didapatkan dari hasil survey Yayasan TAKA (Semarang) bekerjasama dengan WWF Indonesia Marine Program pada tahun 2009. (Scalloped Hammerhead/google.com) Jenis-jenis yang paling sering tertangkap : 1. Liong bun/panrong/ nunan (White Spotted Guitarfish) Rynchobatus australiae 2. Hiu Martil/caping (Scalloped Hammerhead) Sphyrna lewini 3. Hiu Biru/aer (Blue Shark)  Prionace glauca 4. Hiu Monyet (Pelagic Thresher Shark)  Alopias pelagicus 5. Hiu Tikus (Bigeye Thresher Shark)  Alopias superciliosus Lima jenis hiu yang paling dicari dengan alasan harga siripnya yang mahal dan memiliki kualitas yang tinggi (dari segi bentuk sirip dan yang besar dan panjang serta tekstur sirip yang berserat) adalah: 1. Liong bun/panrong/ nunan (White Spot Guitarfish)Rynchobatus australiae 2. Hiu Biru/aer (Blue Shark)  Prionace glauca 3. Hiu Martil/caping (Scalloped Hammerhead)  Sphyrna lewini 4. Hiu Buas/hitaman(Bull Shark)  Charcharinhus leucas 5. Hiu Co...

Surga dari Timur

Wakatobi, merupakan salah satu surga yang ada di bagian timur Indonesia. Wilayah kepulauan ini dulunya bernama Toekang Besi karena konon berdasarkan cerita yang didapat dulu banyak pande besi yang berasal dari daerah ini. Produk yang dihasilkan adalah parang dan pisau. Sumber besinya salah satu berasal dari kapal yang tenggelam. Kepulauan yang menjadi bagian administratif Sulawesi Tenggara ini beribukota di Wangi-Wangi. Ada 8 kecamatan besar di Wakatobi yaitu Binongko, Kaledupa, Kaledupa Selatan, Togo Binongko, Tomia, Tomia Timur, Wangi-Wangi, Wangi-Wangi Selatan. Lokasi geografisnya membujur dari 5,00º sampai 6,25º Lintang Selatan (sepanjang ± 160 km) dan melintang dari 123,34º sampai 124.64º Bujur Timur (sepanjang ± 120 km) (Wikipedia.com). Wilayah timur berbatasan dengan Laut Banda, barat berbatasan dengan Pulau Buton dan Laut Flores, utara berbatasan dengan laut Banda dan selatan berbatasan dengan laut Flores.( http://regional.coremap.or.id) Wakatobi terkenal dengan keindahan d...

Mengupas Kelas Masyarakat di Pulau Tomia melalui KAWATI

Tomia merupakan salah satu pulau besar di Kepulauan Wakatobi yang memiliki karakteristik kultur yang unik. Secara umum, masyarakat di Tomia terbagi menjadi tiga Kawati (suku) yaitu Kawati Timo, Kawati Tongano, dan Kawati Waha. Masing-masing kawati tersebut memiliki karakteristik sendiri yang menjadi ciri khasnya masing-masing. Kawati bukan istilah untuk menyebut bagaimana sebenarnya posisi administratif dalam pemerintahan melainkan suatu sistem adat yang sudah ada sejak jaman nenek moyang. Walaupun masing-masing kawati terdiri dari beberapa desa dan memiliki batas wilayah adat yang jelas. Selain karakteristik masing-masing Kawati yang khas, cara mudah untuk menentukan bagaimana seseorang berasal dari Kawati mana adalah melalui bahasa yang digunakan. Ya, karena masing-masing Kawati memiliki bahasa yang berbeda-beda. Kawati Timo (4 desa) Masyarakat kawati ini sebagian besar bekerja sebagai petani darat yang menghasilkan sayur-sayuran, umbi, maupun buah-buahan dan sebagian kecil lainn...